oleh



Wartawan Tanah Datar Gelar Studi Komparatif ke Provinsi Riau

PEKANBARU (Metrans)
Rombongan Study Komparatif Wartawan Tanah Datar menyambangi kota Pekanbaru dipimpin Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar  Abrar didampingi Sekretaris Yusrizal, Kepala Bagian Humas Setda diwakili Heri Syafrianto, Kabid IPT Febreni bersama puluhan wartawan yang bertugas di wilayah kabupaten Tanah Datar, Selasa (18/12), di aula Diskominfo Cerdas Layanan Untuk Publik (Cantik) Pekanbaru.

Kegiatan tersebut merupakan apresiasi yang diberikan kepada awak media oleh Pemerintah Tanah Datar sejak Senin - Rabu (17-19) Desember 2018. 

"Pemerintah daerah Tanah Datar memadang perlu bekerjasama dengan media televisi, cetak maupun online, untuk menyebarluaskan informasi tentang pembangunan yang telah dilaksanakan," ucap Abrar.


Ia menambahkan, maksud dan tujuan study komparatif wartawan Tanah Datar ke Kantor Walikota Pekanbaru adalah untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan Pemko Pekanbaru membina hubungan kerjasama yang baik dengan para insan pers yang ada di Kota Pekanbaru maupun dengan perusahaan media.

Sementara itu Kadis Kominfo Cantik Firmansyah Eka Putra didampingi  Kabid Pengelolaan Layanan Informasi Publik Kota Mawardi mengutarakan, Kota  Pekanbaru adalah kota paling kaya di Pulau Sumatera.

Disamping pemaparan Eka Putra tentang perkembangan Kota Pekanbaru yang sangat maju, ia juga memaparkan tentang berbagai hal, seperti bidang perekonomian, bidang kependudukan, bidang kesehatan, pendidikan serta banyak bidang lainnya.

Pada kesempatan tersebut para jurnalis Tanah Datar juga diajak melihat ruang Coment Center yang dimiliki Dinas Kominfo Cantik Kota Pekanbaru. Ruang ini memiliki peralatan yang sangat canggih.

Eka Putra mengatakan, salah satu keistimewaan ruang Coment Center adalah, Wako tidak perlu mengadakan rapat dengan para kepala dinas dalam satu ruangan, cukup dengan program telekonfrens.

Ia juga menjelaskan, kerja sama yang dilakukan dengan perusahaan media dalam bentuk liputan khusus, yang bertujuan untuk penyebarluasan informasi tentang pembangunan yang telah dilaksanakan.

"Tidak mudah untuk bekerjasama dengan Pemko bagi perusahaan media yang ada di Kota Pekanbaru, harus melalui beberapa syarat yang telah ditetapkan melalui perwako dan mengutamakan hasil karya dari jurnalis tanpa mengenyampingkan aturan dari dewan pers," ungkapnya.

Sementara untuk kunjungan esoknya, (Rabu-red) dilanjutkan ke salah satu media ternama di provinsi Riau yaitu Riau Pos. (eri)


Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru