oleh

WISATA HALAL KOTA PADANG

Wisatawan tak Khawatir Ajak Anak ke Pantai

PADANG (Metrans)

Tak dipungkiri, tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Padang terus meningkat. Sejumlah objek wisata unggulan, selalu ramai pengunjung. Apalagi di akhir pekan atau musim liburan. Di antara sekian banyak magnet pemikatnya adalah ikon wisata halal yang melekat pada ibukota Provinsi Sumatera Barat itu.

Salah seorang perantau Minang yang tinggal di Jakarta, Herlina mengaku, Kota Padang selalu menjadi salah satu pilihan favoritnya untuk berlibur bersama keluarga. Herlina bersama keluarganya baru saja dari Padang setelah menghadiri reuni 30 Tahun Alumni SMP 12 Padang.


Menurutnya, ketika berwisata dia merasa nyaman dan tak perlu khawatir dengan semua fasilitas dan kulinernya. Semua sarana yang dibutuhkan sebagai seorang muslim, dengan gampang diperoleh, seperti mesjid, toilet dan makanannya.

“Ranah Minang khususnya Kota Padang adalah salah satu tempat wisata favorit kami dan keluarga. Sebagai wisatawan muslim, kita tidak perlu was-was untuk semua fasilitasnya,” terang Herlina saat dihubung kemarin.

Hal senada diungkap H Yohanes, perantau Minang yang menetap di Jogjakarta. Pengusaha yang akrab disapa H Yos ini menuturkan, sangat mudah mendapatkan penginapan halal dengan label syariah untuk keluarganya. Bahkan dia tak khawatir meninggalkan mereka berlibur ketika mendadak ada pekerjaan dan harus dikerjakannya. 

“Agama dan adat istiadat warganya masih sangat kental. Jadi ketika keluarga muslim berlibur ke Padang, itu seperti berada di rumah sendiri,” katanya.

Berwisata ke Padang, baginya termasuk berburu kuliner. Untuk hobinya ini, dia juga tak perlu ragu karena nyaris seluruh pusat jajanan dan rumah makan, dijamin halal. Sebab jauh sebelum digaungkan wisata halal, masyarakat Minang  itu sudah dikenal sebagai muslim yang taat.

Ketika mengunjungi objek wisata pun, H Yos merasa sangat nyaman. Seperti saat ke Pantai Padang, Pantai Malin Kundang atau kawasan Kota Tua, seluruh pengunjung selalu berpakaian sopan. 

Herlina juga merasakan hal yang sama. Di Pantai Padang, tidak ada perempuan yang berani berenang dengan pakaian minim. Sehingga dia dengan leluasa bisa mengajak keluarga besarnya yang sebagian terdiri dari anak-anak. Begitu pula dengan keramahtamahan penduduknya dan para pemandu wisatanya.

Dua tahun lalu, Sumbar mendapat penghargaan sebagai “World’s Best Halal Culinary Destination” yaitu destinasi wisata kuliner halal terbaik dalam ajang kompetisi World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 di Abu Dhabi, Uni Emeriat Arab (UEA). 
Tahun itu juga, dalam ajang Anugerah Pariwisata Halal Terbaik 2016, Rumah Makan Lamun Ombakdi Kota Padang, menyabet penghargaan sebagai Restoran Halal Terbaik di Indonesia. 

“Salah satu penyokong wisata halal adalah kehadiran restoran halal. Selain itu, hotel sebagai tempat penginapan. Sedikitnya terdaftar 48 rumah makan yang layak dan halal bagi wisatawan. Hotel juga diimbau untuk mendukung wisata halal,” kata Walikota Padang, Mahyeldi.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Iswandi, rumah makan itu diseleksi selama setahun untuk menentukan kelayakan dan kehalalan.Untuk hotel dan penginapan, pemerintah telah menyeleksi setiap investor yang akan membangun di Padang. (vie)


Tag:

Editor :  Devi Diany

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru