oleh



Masuk Nominasi 5 Besar Pembangunan Daerah 2018, Tanah Datar "Diganjar" Piagam Penghargaan

JAKARTA (Metrans)

Pemerintah Daerah Tanah Datar “diganjar” Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2018 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, untuk kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah tingkat Kabupaten se – Indonesia, Senin (30/04) di Ballroom Puri Agung, Hotel Sahid Jaya Jakarta.

Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2018 yang diterima Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi tersebut, diterima saat pelaksanaan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrebangnas) Tahun 2019, dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2019, didampingi Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah.


“Penghargaan ini juga merupakan hasil dari pencapaian perencanaan pembangunan yang selama ini dilaksanakan oleh Pemerintah daerah Tanah Datar, termasuk pemerataan pembangunan dalam bidang Perencanaan Pembangunan Daerah,” terang bupati.

Irdinansyah juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Tanah Datar khususnya kepada seluruh tim perencanaan Pemerintah Daerah, sehingga Tanah Datar, berhasil masuk sebagai nominasi 5 (Lima) besar, daerah se – Indonesia, penerima Piagam penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2018.

“Penghargaan ini tentunya juga akan semakin menambah motivasi serta pemacu semangat bagi Pemerintah Daerah Tanah Datar dalam melaksanakan pembangunan. Alhamdulillah kita bisa meraih prestasi yang sangat membanggakan ini,” kata Irdinansyah.

Sebelumnya, kegiatan Musrenbangnas ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, serta turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf kalla, para Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota se – Indonesia.. Dengan mengangkat tema "Memacu Investasi dan lnfrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan". Kegiatan ini akan berlangsung hingga 9 Mei 2017.

Pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi meminta kementerian, lembaga, ataupun pemerintah daerah supaya fokus terhadap program yang benar-benar prioritas. "Jangan semuanya menjadi prioritas. Ini kebiasaan kita, ini rutinitas dan mengulang-ulang. Saya lihat, hampir di semua daerah karena saya baca APBD, APBN kegitan yang dilaksanakan secara Rutinitas dan mengulang-ulang," ujar Jokowi.

Untuk 2018, pemerintah telah menetapkan 10 prioritas pembangunan nasional. Sepuluh prioritas itu adalah pendidikan, kesehatan, perumahan dan permukiman, pengembangan dunia usaha dan pariwisata, ketahanan energi, dan ketahanan pangan. Kemudian penanggulangan kemiskinan, infrastruktur, konektivitas dan kemaritiman, pembangunan wilayah, serta politik, hukum, pertahanan, dan keamanan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan bahwa dalam Musrenbangnas, setiap prioritas nasional, program prioritas, dan proyek prioritas beserta lokasinya akan dibahas bersama antara kementerian/lembaga dengan pemerintah provinsi. Adapun penyusunan RKP 2018 menggunakan prinsip "money follows program" melalui pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial dengan empat fokus perkuatan.

"Pertama, penguatan perencanaan dan penganggaran. Hal ini dilakukan terutama dengan menajamkan prioritas nasional dan program prioritas tahun 2018, serta memperkuat koordinasi antara K/L dan pusat-daerah," kata Kepala Bappenas.

Berikut Peraih Penghargaan Pembangunan Daerah 2018, Kategori Pencapaian dan Perencanaan Terbaik Tingkat Provinsi yaitu pertama Provinsi Jawa Timur, kedua Provinsi Sumatra Selatan dan ketiga Provinsi Bali.

Selanjutnya, Kategori Kabupaten pertama Kabupaten Tegal, kedua Kabupaten Lombok Utara dan ketiga Kabupaten Banyuwangi. Untuk Kategori Kota pertama Kota Palu, kedua Kota Palembang dan ketiga Kota Surakarta. (eri)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru