oleh

TERDESAK KEBUTUHAN LEBARAN

Bapak Dua Anak Nekad Mencuri Ratusan Kepala Tabung Gas

PAYAKUMBUH (Metrans)

DW (24), bapak dua orang anak karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Jalan Lingkar Utara Kecamatan Payakumbuh Barat, nekad mencuri ratusan buah Valve/kepala tabung gas yang terbuat dari kuningan di tempat ia bekerja.

Terungkapnya aksi pencurian valve oleh warga Kelurahan Payolansek Kecamatan Payakumbuh Barat tersebut, berawal dari saksi Ezi yang juga petugas keamanan/security di perusahaan  tempat tersangka bekerja itu, melihat seseorang berada di bengkel/workshop SPBE yang dinilai mencurigakan


Saksi Ezi bersama Tukino lalu melakukan pengejaran terhadap orang yang dicurigai tersebut  hingga ke sebuah rumah kosong di Kelurahan Kubu Gadang Kecamatan Payakumbuh Barat. Setelah dikepung, tersangka akhirnya menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya, dan selanjutnya digelandang ke Mapolsekta Payakumbuh di kawasan Kaniang Bukik Kecamatan Payakumbuh Utara.   

Kepada polisi, tersangka mengakui aksi pencurian yang dilakukan karena terdesak membeli kebutuhan anak dan istri jelang lebaran. “Semula saya menjual botol dan kertas bekas, namun saya tergoda saat ada yang menyebutkan kuningan tabung gas mempunyai harga yang tinggi untuk dijual. Dari sanalah saya mulai tergoda untuk melakukan pencurian,” sebut tersangka. 

Tersangka juga menyebutkan dari aksi pencurian yang dilakukan usai jam kerja itu, ia telah berhasil menjual sekitar 800 kilogram kuningan Valve, sementara pihak SPBE yang melaporkan aksi pencurian tersebut menyebut mengalami kerugian mencapai dua ratus juta rupiah.

“Tersangka memang bekerja sebagai karyawan di SPBE tempat ia melakukan pencurian. Dan dari pengakuannya, ia nekad melakukan pencurian karena terdesak untuk memenuhi kebutuhan anak istri. Dalam melancarkan aksinya, tersangka selalu pulang paling akhir,” sebut Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan didampingi perwiranya, Selasa sore (5/6). 

Kompol. Russirwan menambahkan, kuningan hasil pencurian tersebut dijual tersangka DW kesejumlah tempat, diantarannya di daerah Napar dan Pakan Sinayan dengan harga perkilonya mencapai Rp32.000,” kata Russirwan mengakhiri. (li2)


Editor :  Febriansyah Fahlevi

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru