oleh



Kepulauan Mentawai Sudah Jadikan Pariwisata Prioritas Utama

JAKARTA (Metrans)

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan, kabupaten yang dipimpinnya sudah sudah menjadikan pembangunan pariwisata menjadi prioritas utama, dengan menempatkannya sebagai lokomotif pembangunan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkualitas dan berkesinambungan, serta pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

"Untuk itu, kami berharap perhatian dan bantuan Kementrian Pariwisata dan kementrian terkait dapat membantu," ujar Yudas Sabaggalet didampingi Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Pariwisata Kepualauan Mentawai, saat rapat pembahasan pengembangan pariwisata  dengan Asisten Deputi Bidang Investasi Kementrian Pariwisata, Henky Manurung di Jakarta, Selasa (5/11).


Yudas juga menyampaikan dan secara langsung meminta presiden untuk memperhatikan Kepulauan Mentawai secara khusus, karena menurutnya secara politis dua kali periode pemilihan presiden, di Sumbar hanya Mentawai yang memenangkan Jokowi.

"Untuk itu, saya Bupati Kepulauan Mentawai memohon kepada Bapak Presiden

 Jokowi juga hadir dan datang ke Mentawai agar terperhatikan secara khusus, dan Henky Manurung menyatakan juga menyambut program-program Pemkab dan berjanji untuk memperhatikan Mentawai.

Kepala Bappeda Kepulauan Mentawai Naslindo Sirait dalam kesempatan itu juga menyampaikan, dalam Rencana Jangka Panjang, Pemkab Kepulauan Mentawai telah meletakkan visi Mentawai sebagai pusat pengembangan maritim di wilayah barat Sumatera, mengingat Mentawai memiliki potensi bahari yang luar biasa seperti surfing terbaik di dunia, kawasan biosfer dunia ke lima di Indonesia, potensi perikanan dan budaya asli yang masih kuat menjadi daya tarik wisatawan mancanegara yang saat ini besar datang ke Mentawai.

"Tentu ini perlu dikembangkan bukan dengan cara-cara biasa, tapi harus dalam skala besar dan berstandar internasional dengan tetap menjaga daya dukung dan daya tampung sehingga akan dapat memberikan peningkatan  kunjungan wisata," tuturnya.

Hal ini, katanya, jelas berdampak pada Pendapatan Asli Daerah dan perekonomian masyarakat. Karena itu, tambahnya, perlu kebijakan yang pro investasi oleh pemerintah pusat dan dibangun secara bersama-sama, baik oleh investor, pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Pemkab Kepulauan Mentawai dengan melibatkan perguruan tinggi dan masyarakat Mentawai.

Naslindo berharap, dalam periode pemerintahan Jokowi ke-2 ini, pemerintah hendaknya mengevaluasi destinasi wisata yang dijadikan prioritas dalam pengembangannya secara nasional, dan Kepulauan Mentawai apakah bisa masuk dalam daftar priotas pengembangan pariwisata nasional tersebut, mengingat potensi yang dimilikinya.

Naslindo berharap selain ini masuk dalam RPJMN tentu dukungan infrastruktur lain seperti pembangunan bandara di Siberut sudah menjadi keharusan mengingat daerah ini layak dikembangkan jadi pusat wisata bahari.

Apalagi, tambahnya lagi, saat ini kunjungan wisata ke Siberut sudah cukup tinggi, akan tetapi belum optimal mengingat aksesnya baru dengan akses laut saja. "Dengan adanya bandara dan KEK Pariwisata di Siberut, diharapkan kunjungan wisata akan berkembang," tukasnya. (*)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru