DIWARNAI DEMO DI PENGADILAN

Pegiat Lingkungan Tuntut Hakim Agar Hukum Rusma Yul Anwar Setimpal dengan Perbuatannya

Suasana demo para pegiat lingkungan

Padang (Metrans)
Forum Masyarakat Pecinta Lingkungan (FMPL) dan Aliansi Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup (AMPLH)  Sumatera Barat, berunjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Klas I A Padang, Kamis (9/1).

Hasil pantauan Metrans di lapangan, dalam orasi itu pengunjuk rasa menyuarakan berbagai tuntutan yang tertulis di spanduk "Kami Aliansi Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup Sumbar menuntut agar penegak hukum menjatuhkan hukuman yang seadil-adilnya terdakwa, terkait perusakan mangrove di Kabupaten Pesisir Selatan.

Selain itu, juga terlihat spanduk bertuliskan, "perusak mangrove, perusak hutan lindung hukum berat pak hakim".


"Idealnya hutan bakau tidak dibabat karena ia memiliki fungsi ekologis dan ekonomis bagi nelayan sehingga hakim mesti menegakkan hukum kepada pelakunya," kata orator dari dari FMPL, Davitra. 

Berdasarkan jadwal, sidang lanjutan kasus dugaan pengrusakan lingkungan dan mangrove di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dengan terdakwa Rusma Yul Anwar hari itu dengan agenda pembacaan tuntutan, ditunda hingga Kamis (23/1).

Penundaan tuntutan disebabkan oleh dua hal, pertama, Ketua Majelis Hakim Gutiarso tidak hadir karena sakit serta jaksa penuntut umum (JPU) masih butuh tambahan waktu menyiapkan tuntutan.

Persidangan yang melibatkan Rusma Yul Anwar yang juga merupakan Wakil Bupati Pesisir Selatan ini merupakan dugaan pengrusakan hutan lindung dan perusakan hutan bakau (mangrove) di kawasan Mandeh pada 2016.

Dalam dakwaan kesatu ia dikenakan pasal 98 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sementara dakwaan kedua pasal 109 Undang-undang republik Indonesia nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 

Unjuk rasa yang dikawal puluhan polisi dari Polresta Padang tersebut berakhir sekitar pukul 11.20 WIB setelah pengunjuk rasa membubarkan diri. (mil)


Jangan Lewatkan