Penahanan Ditangguhkan, PSK yang Digerebek Andre Rosiade Tinggalkan Polda Sumbar Tengah Malam

Detik-detik tersangka NN sebelum meninggalkan gedung Mapolda Sumbar, Sabtu (8/2) sekira pukul 23.15 WIB. (Foto: Raihan Al Karim)

PADANG (Metrans)

Penyidik Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memutuskan menangguhkan penahanan NN, PSK yang digerebek Anggota DPR RI, Andre Rosiade bersama pihak Kepolisian beberapa waktu lalu di Kota Padang.

NN keluar dari gedung Mapolda Sumbar sekitar pukul 23.15 WIB, Sabtu (8/2) dan langsung menuju basement. Ia terlihat langsung meninggalkan Mapolda menggunakan transportasi daring yakni mobil Toyota Calya hitam.


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa penahanan tersangka NN telah ditangguhkan setelah dijamin oleh salah seorang anggota keluarganya.

"NN sudah ditangguhkan dengan jaminan keluarganya tadi pukul 22.00 WIB (Sabtu, 8 Februari 2019)," kata dia ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (8/2).

Ia mengatakan, penahanan NN ditangguhkan setelah ada jaminan dari pihak keluarganya. Ia menyebut, pihak keluarga yang menjamin itu yakni sang tantenya.

"Tantenya Ibu Lia (yang menjamin). Kita tangguhkan karena ada permohonan dari keluarga. Penangguhan dikabulkan dengan sejumlah jaminan, yakni tidak menghilangkan barang bukti (BB), siap dihadirkan kembali dan alasan kemanusiaan yakni (tersangka) punya anak kecil," lanjut dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama dalam masa penangguhan, tersangka NN wajib mengikuti prosedur yang ada, berupa wajib lapor yang dilakukan seminggu dua kali. Namun kata Bayu, untuk proses kasusnya tetap berlanjut dan status tersangkanya belum dicabut.

"Setelah ditangguhkan penahanannya, NN wajib lapor dua kali seminggu, yaitu hari Senin dan Kamis," jelas dia.

Sebelum penangguhan penahanan NN dikabulkan penyidik, awak media sempat melakukan wawancara kepada Penasihat Hukum (PH) tersangka, Reinal Arifin. Ia juga menyebut bahwa pihaknya sudah menyelesaikan seluruh prosedur permohonan penangguhan penahanan NN.

"Sudah ada jaminannya, yaitu tantenya. Penangguhannya tergantung penyidik lah. Kalau bisa malam ini, ya malam ini. Yang jelas secara prosedurnya penangguhan sudah kita ajukan, dijamin langsung oleh keluarga," ungkapnya bersama tim di Mapolda Sumbar.

Ia menyebut, seluruh surat yang dibutuhkan dalam prosedur penangguhan penahanan NN sudah selesai, termasuk pernyataan dari NN sendiri.

"Surat sudah selesai semua, pernyataan dari tersangkanya juga sudah, sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) ya. Tugas kita sebagai PH sudah selesai, tergantung penyidik yang menanganinya lagi. Sepanjang kami selaku PH, tentu upaya-upaya yang kita lakukan kita buktikan saja di pengadilan," pungkasnya.

[Raihan Al Karim]


Jangan Lewatkan