Pengungkapan Terbesar di Polres Agam, Ratusan Gram Sabu dan Pil Ekstasi Disita dari Seorang Pengedar

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan saat memberikan keterangan di Mako Polres Agam, Selasa (7/1).

AGAM (Metrans)

Satresnarkoba Polres Agam meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi di Kelok Satu, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (3/1) sekira pukul 12.30 WIB.

Pelaku yang ditangkap yakni Budi, warga Jorong Pabatungan, Desa Lawang, Kecamatan Matur. Diketahui, ia baru empat bulan tinggal di kampung, sebelumnya ia merantau di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.


Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kasat Narkoba, AKP Elvis Susilo dalam jumpa pers di Mapolres setempat mengatakan, dari tangan pelaku, berhasil disita barang bukti berupa 100 butir ekstasi atau sekitar 31 gram, dan 185,51 gram sabu.

"Budi adalah sudah merupakan target operasi, dari informasi tersangka dia sudah empat bulan di kampung serta terlibat dalam usaha peredaran barang haram tersebut," ungkapnya, Selasa (7/1).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus narkoba kali ini berawal dari informasi masyarakat. Sabu yang disita ini, kata dia, jika diuangkan lebih kurang Rp160 juta dan untuk ekstasi senilai Rp20 juta.

"Tersangka ditangkap pada 3 Januari kemarin, sekitar pukul 12.30 WIB, barang yang diamankan dari tersangka untuk diedarkan di wilayah Agam dan Pasaman," katanya.

Secara keseluruhan, polisi menyita barang bukti berupa dua paket besar diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik warna bening, seratus butir diduga narkotika jenis pil ekstasi warna orange dibungkus plastik warna bening.

Kemudian, satu buah kotak dilakban warna hitam, satu buah tas warna hijau army kombinasi biru les merah dan satu unit sepeda motor Honda Revo warna Hitam dengan nomor polisi BM 5181 UB.

"Tersangka diamankan saat menggunakan sepeda motor, dalam perjalanan pulang mengambil barang (narkoba) dari Pekanbaru, setelah dicegat kemudian dilakukan penggeledahan, yang bersangkutan tidak bisa mengelak karena ditemukan barang bukti," jelasnya.

Diketahui, penangkapan yang dilakukan saat ini merupakan pengungkapan kasus narkoba terbesar dari kasus yang pernah ada di wilayah Hukum Polres Agam. Ini bukti kesigapan Polres Agam dalam pencegahan kasus narkorba.

[Irwandi Chaniago]


Jangan Lewatkan