MOMENTUM DIRGAHAYU 72 RI

PLN Maileppet Mulai Beroperasi 24 Jam

LPTD Maileppet Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai yang berdiri sejak 1983, mulai 17 Agustus 2017 resmi beroperasi 24 jam setiap harinya.

MAILEPPET (Metrans)

Masyarakat wilayah Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Mentawai kini sudah bisa menikmati penerangan siang dan malam. Pasalnya PLTD Sub Rayon Maileppet akan beroperasi 24 jam terhitung 17 Agustus 2017. Pernyataan itu dikatakan General Manager PT.PLN Sumatera Barat, Bambang Yusuf di sela-sela suasana Ekspedisi Merah Putih Mentawai 2017.

“Momentum dirgahayu ke 72 RI ini, kita memberikan kemerdekaan penuh untuk masyarakat di Maileppet, listrik akan hidup 24 jam, terhitung tanggal 17 Agustus sudah mulai diujicobakan,” kata Bambang kepada Metrans, yang didampingi kru Ekspedisi PLN, Rabu (16/8) malam.


Terkait pengoperasian 24 jam ini, kata Bambang tidak ada penambahan daya. Hanya saja dikatakannya PLTD Maileppet ini sudah ditambahkan dengan 1 unit mesin baru dengan kekuatan 200 kilowatts. Dengan adanya mesin baru ini, ia katakan listrik tetap selalu bisa beroperasi 24 jam dengan pemakaian mesin secara bergiliran setiap harinya.

“Mudah-mudahan beroperasinya 24 jam ini bisa membangkitkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat, dengan berbagai usaha yang dimanfaatkan dengan listrik,” harap Bambang.

Kepala Kantor Pelayanan PLN Sub Rayon Maileppet, Rahmat Febrianda menyambut Ekspedisi Merah Putih Mentawai 2017 ini dengan baik. Selama ini menurutnya pasokan listrik PLTD Maileppet masih sangat terbatas, dan belum maksimal. Selain sarana komunikasi, sulitnya transportasi juga menjadi kendala bagi PLTD Maileppet selama ini.

Pria yang akrab dipanggil Nanda ini mengatakan PLTD Maileppet ini sudah berdiri sejak tahun 1983, dan kembali direnovasi tahun 2015 yang lalu. Saat ini katanya PLTD ini sudah mengaliri listrik untuk 272 KK untuk wilayah Maileppet dan 1.232 KK untuk wilayah Muara Siberut.

“Di sini yang belum berlistrik masih banyak, dan kendala selama ini pasokan minyak terbatas karena transportasi susah, jadi listrik beroperasi 12 jam saja. Jika sekarang mulai 24 jam per hari bersyukur sekali,” kata Nanda, Rabu (16/8) siang.

Menanggapi hal itu, Manager PLN area Padang, Jhoni Putra mengatakan pihak PLN sudah bekerjasama dengan Pertamina Bungus Teluk Kabung Padang. Kerjasama ini dalam bentuk pelelangan ke transportir untuk mengangkut minyak sampai ke PLTD yang ada di Mentawai.

“Kita selalu berusaha memberi pelayanan yang terbaik, dan kerjasama dengan pertamina agar mengangkut minyak tepat waktu, satu tangki isinya sampai enam ton. Kita juga mengikuti aturan baru untuk mengangkut minyak harus pakai kapal besi. Hanya saja selama ini telat karena kondisi cuaca,” jelasnya. (why)


Jangan Lewatkan