oleh



Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Istri Kapak Suami Hingga Tewas, 11 Adegan Diperagakan

PULAU PUNJUNG (Metrans)

Satreskrim Polres Dharmasraya telah menggelar rekonstruksi dengan total 11 adegan untuk mengungkap kasus pembunuhan suami oleh istrinya sendiri, Kamis (3/10).

Sejauh ini, polisi masih menetapkan tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan terhadap Thenzokho Nduru, yang dilakukan oleh istrinya yakni Sari Isa La' a (42).


Rekontruksi yang dilakukan langsung di lokasi kejadian, yakni di di Afdeling A, PT SAK, Muaro Timpeh, Nagari Sopan Jaya, Kecamatan Padang Laweh.

Selain tersangka, polisi juga menghadirkan anak-anak dan keluarga korban asal pada saat proses rekonstrusi kasus pembunuhan itu.

"Ada 11 adegan yang diperagakan oleh pelaku pada rekonstruksi kasus ini. Diawali dengan kedatangan korban hingga terbunuhnya sang suami oleh pelaku," kata Kapolres Dharmasraya, AKBP Imran Amir melalui Kabag Ops, Kompol Rifa'i didampingi Kasat Reskrim, AKP Suyanto, Kamis (3/10).

Ia mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan termasuk untuk melihat bagaimana pelaku menghabisi nyawa korban dengan kapak (alat pemotong tangkai sawit).

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kita lihat tadi di rekonstruksi, jelas bahwa  pelaku ini yang menyebabkan hilangnya nyawa korban," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari 11 adegan yang diperagakan dalam rekontruksi itu, semua sesuai dengan keterangan pelaku dalam BAP atau penjelasan pelaku saat diperiksa.

"Tidak ada adegan baru dalam rekonstruksi ini. Dari 11 pengakuan korban sesuai, hingga saat melayangkan kapak ke kepala korban," ungkapnya.

Tersangka, kata dia, akan dijerat dengan pasal 338 Jo 56 ke 1 KUHP dengan maksimal kurungan 15 tahun penjara. 

Sementara, salah seorang keluarga korban, Tmazisokhi Nduru (39) yang ikut menyaksikan rekonstruksi, meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya, sesuai dengan tindakan yang dilakukannya.

"Kita berharap, agar pelaku dihukum seberat-beratnya, karena telah menghilangkan nyawa kakak saya," kata Tmazisokhi Nduru(39).

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa terbunuhnya suami oleh istrinya dipicu oleh cekcok, serta tindakan pemukulan terhadap anak hingga istri oleh korban.

Korban yang saat itu tengah dalam kondisi mabuk minuman tuak, mengamuk hingga berniat mambunuh sang istri, karena membela diri akhirnya suami tewas dikapak istri. (bib)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru