oleh

Turnamen Anak Nagari Piala Kapolda dan Bank Nagari

Semen Padang di Puncak, PSP Atasi Pra PON Sumbar

Padang, Metrans – Persaingan untuk menjadi yang terbaik dalam Turnamen Anak Nagari Piala Kapolda dan Bank Nagari makin ketat. Empat tim,yakni Semen Padang FC, PSP Padang, Pra PON DKI dan Pra PON Sumbar  yang bersaing dalam turnamen yang ditabuh di Lapangan PSTS Tabing Padang 8-11 Oktober, masih berpeluang menjadi yang terbaik.

Saat ini, Semen Padang untuk sementara memimpin klasemen dengan meraih 4 poin dari dua kali main, sekali menang sekali seri. Posisi kedua ditempati PSP Padang dengan meraih 3 poin dari dua  kali main, sekali menang sekali kalah. Posisi ketiga ditempati tim Pra PON DKI dengan meraih 2 poin dari 2 kali seri. Sedangkan juru kunci ditempat tim Pra PON Sumbar dengan meraih 1 poin dari 1 kali seri sekali kalah.

Semen Padang meraih poin 4 usai menundukan PSP 1-0 dalam laga pembuka, Selasa (8/10/19) dan bermain imbang 0-0 dengantim Pra PON  DKI dalam laga kedua,  Rabu (9/10/19). Sementara PSP meraih poin 3, setelah mengatasi perlawanan tim Pra PON Sumbar 1-0 dalam laga kedua, Rabu (9/10/19).


“Empat tim ini masih punya peluang sama. Tapi tim Pra PON peluangnya cukup kecil, mereka harus menang besar di laga terakhir menghadapi Semen Padang dengan catatan, tim Pra PON DKI bermain imbang dengan PSP Padang,” terang panitia Turnamen Anak Nagari, Yulius Dede di Padang, Rabu (9/10/19).

Hari kedua pelaksaan turnamen ini benar-benar makin menarik.  Laga pembuka turnamen ini menyuguhkan laga antara PSP Padang melawan tim Pra PON Sumbar. Sejak kick off kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Beberapa peluang berhasil diciptakan kedua tim, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol. Hingga turun minum kedudukan 0-0 tetap bertahan.

Di babak kedua, pertandingan semakin menarik. PSP yang menjadikan turnamen ini ajang seleksi pemain, melakukan perubahan dengan memasukan beberapa tanaga baru. Masuknya tenaga baru ini makin menghidukan serangan tim berjuluk Pandeka Minang ini. Beberapa peluang kembali tercipta, puncaknya terjadi di menit ke-50, Arif Prasitoyo yang lepas dari pengawalan lini belakang, Pra PON Sumbar berhasil melesatkan sikulit bundar kejala Pra PON yang dijaga Rinaldi Tanjung, setelah memanfaatkan umpan matang Tegar Samudra.

Terkejut dengan gol PSP itu, tim Pra PON Sumbar mengambil alih kendali serangan. Usaha itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.

Melihat situasi itu, tim pelatih Pra PON Sumbar melakukan perubahan dengan memasukan beberapa tenaga baru, namun strategi itu tidak banyak membantu. Buktinya, hingga laga berakhir usaha keras tim Pra PON untuk membalas gol PSP tidak menuai hasil, meski beberapa peluang kemabli tercipta.

Laga yang tak kalah menariknya juga terjadi dipartai kedua antara Semen Padang melawan Pra PON DKI. Meski hanya diperkuat tiga pemain senior yakni, Rosad Setiawan, Apriogi dan Dimas Sumantri, namun Semen Padang mampu mengimbangi permainan cepat yang diperagakan anak-anak DKI. Namun, karena disiplinnya pertahanan kedua tim, hingga laga berakhir kedudukan 0-0 tetap bertahan. (Faisal)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru