oleh



Sempat Kabur dan Jadi Buronan Polisi, Pelaku Begal Berlagak Polisi Kembali Dibekuk Saat Tidur Pulas

LIMAPULUH KOTA (Metrans)

Seorang begal yang kerap beraksi di Jalan Raya Sumbar-Riau, Kabupaten Limapuluh Kota, dengan berlagak seperti aparat dibekuk polisi, Minggu (6/10) sekira pukul 01.55 WIB. Sebelumnya, pelaku berinisial WA (24) ini melakukan aksinya bersama sejumlah rekannya di kawasan Tanjung Balik pada bulan Mei 2019 lalu.

Tersangka WA yang merupakan warga Jorong Panang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota itu dibekuk Tim Opsnal Satreskrim Polres Limapuluh Kota yang dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther didampingi Dantim Buser, Bripka Bainur, di rumah orang tuanya saat ia tengah tidur.


Penangkapan pria yang mengaku belum memiliki pekerjaan dan masih lajang itu dilakukan sesuai laporan polisi nomor LP/50/V/2019/SPKT LPK tanggal 17 Mei terkait kasus begal (Pencurian dengan Kekerasan) yang ia lakukan bersama sejumlah rekanya di Kawasan Tanjung Balik.

Sebelumnya, Tim Opsnal Satreskrim juga berhasil menangkap  dua orang kawanan pelaku, termasuk pelaku WA. Namun saat itu pelaku WA berhasil melarikan diri ke kawasan Muara Takus, Provinsi Riau dan menjadi buronan beberapa bulan. Ia terpaksa pulang karena salah satu anggota keluarganya meninggal dunia. 

"Iya, tersangka WA kita bekuk saat ia tengah tidur lelap di rumah orang tuanya, sebelumnya ia sempat buron selama beberapa bulan setelah melakukan aksi begal atau pencurian dengan kekerasan," sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo melalui Kasatreskrim, AKP Anton Luther, Rabu (9/10).

Ia mengatakan, aksi tersangka dan kawanannya kerap meresahkan pengguna jalan, terutama para supir angkutan barang. Dengan tertangkapnya kawanan itu, ia berharap masyarakat yang melintas di Jalur Sumbar-Riau mendapat kenyamanan dan keamanan.

Sementara, tersangka WA saat menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolres Limapuluh Kota mengatakan bahwa ia baru pertama kali melakukan aksi tersebut, dalam melancarkan aksinya ia menakuti korban dengan cara seolah-olah menodongkan senjata kepada para korbannnya.

"Baru satu kali pak saya melakukan itu, saya menakuti korban dengan cara pura-pura menodongkan senjata ke pinggang korban, padahal yang saya todongkan adalah jari tangan saya," kata dia kepada penyidik.

Hingga kini, tersangka masih menjalani pemeriksaan dan ditahan di Mapolres Limapuluh Kota. (li2)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru