Todongkan Senpi Saat Ditangkap, Satu dari Lima Perampok Sadis Asal Riau Ditembak di Sijunjung

Petugas saat membekuk komplotan perampok sadis asal Riau di simpang Kiliran Jao, Kabupaten Sijunjung.

PADANG (Metrans)

Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang terpaksa melakukan tindakan tegas yang terukur dengan melumpuhkan satu dari lima komplotan perampok sadis asal Riau dengan timah panas. Penembakan terjadi di tempat persembunyian mereka di simpang Kiliran Jao, Kabupaten Sijunjung pada Sabtu (2/5) pagi.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan didampingi Kasat Reskrim, Kompol Rico Fernanda mengatakan, saat ditangkap satu dari lima pelaku terpaksa ditembak karena melawan petugas dengan cara menodongkan senjata api rakitan.


"Usai dilumpuhkan di bagian kaki, petugas langsung bergerak cepat merebut senjata api rakitan milik pelaku. Mereka masih berada di Polresta Padang dan akan diserahkan ke Polsek Polsek Bunut Polres Pelalawan," kata Yulmar, Minggu (3/5).

Pelaku dan barang bukti berupa senjata api rakitan dengan tiga peluru serta truk yang dicuri pelaku langsung dibawa ke Polresta Padang. Sesampainya di Polresta Padang, anggota Opsnal Satreskrim Polresta Padang melakukan introgasi terhadap pelaku.

"Pada saat diinteogasi, pelaku mengakui perbuatannya yakni telah melakukan perampokan dirumah korban dengan menggunakan sebilah besi dan senjata api," sebutnya lagi.

Ditambahkannya, sebelumnya para pelaku dilaporkan merampok sebuah rumah di Jalan Poros, Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

"Di sana komplotan perampom asal Pekanbaru tersebut meyekap korban berserta istri dan anaknya sambil menodongkan senjata api rakitan. Tak hanya itu mereka mengikat korban dan menguras harta korban dan melarikan truk korban yang sedang bermuatan kelapa sawit," ujarnya.

Diketahui, kelima pelaku yang seluruhnya warga Riau itu adalah Siman Harefa (36), M Yusuf (44), Tri Safari (41), Arman Prasetyo (49) dan Hermanto (50). Komplotan tersebut berhasil membawa satu unit HP Nokia, dan satu unit truck Colt Diesel dengan nomor polisi BM 9741 EU.

Mendapat laporan aksi perampokan itu, Tim Opsnal Polsek Bunut Polres Pelalawan mendapatkan informasi jika para tersangka ini akan menjual mobil hasil perampokan tersebut di daerah Kiliran Jao, Kabupaten Sijunjung. 

Menindak lanjuti informasi tersebut, tim Opsnal Polsek Bunut meminta backup kepada Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang untuk melakukan penyelidikan.

Tim Opsnal Polresta Padang pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Sesampai di lokasi, benar saja, petugas mendapati kelima tersangka tengah berada dalam tempat persembunyian mereka berkedok tambal ban. Saat akan ditangkap, salah seorang tersangka menodongkan senjata api rakitannya kepada polisi. 

Sementara barang bukti yang disita berupa satu unit mobil, satu lembar STNK, satu buah kunci mobil Avanza warna silver dengan nomor plat BM 1210 BF, satu buah kunci mobil Colt Diesel Canter BM 8741 EU dan satu unit senjata api rakitan beserta tiga buah amunisi.


Jangan Lewatkan