Wanita Berusia 20 Tahun Ditemukan Tewas, Mulut Disumpal, Tangan dan Kaki Terikat Tali

Seorang istri berusia 20 tahun ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan dengan kondisi mulut disumpal, serta tangan dan kaki terikat tali.

PAYAKUMBUH (Metrans)

Seorang wanita muda berinisial MP (20) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Tangan dan kaki korban terikat, serta mulutnya disumpal. Wanita yang dikabarkan merupakan istri toke buah-buahan itu ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di RT 02 RW 01 Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Rabu (8/1).

Ketua RT setempat, Andri mengatakan, ia tidak mengetahui latar belakang korban dan keluarga MP. Sebab meski telah tinggal sekitar empat bulan di rumah kontrakan itu, MP maupun suami sirinya tidak pernah melapor maupun menyerahkan dokumen kependudukan, baik Kartu Keluarga (KK) ataupun KTP. 


"Menurut pengakuan dari tetangga, wanita tersebut adalah istri siri dari seorang toke yang keberadaannya saat ini tidak diketahui," ucap Andri kepada wartawan, Rabu (8/1).

(Baca juga: Pembunuh Wanita Berusia 20 Tahun Itu Ternyata Suaminya Sendiri, Diringkus di Hotel Pekanbaru)

Menurut tetangga, kata dia, korban MP jarang terlihat pada siang hari. Ia justru terlihat beraktivitas pada malam hari. Apa pekerjaaan wanita itu sebenarnya, Andri mengaku tidak tahu pasti. 

"Kita tidak tahu pasti kronologis kejadian yang menyebabkan tewasnya MP, kita tunggu saja hasil penyelidikan pihak kepolisian," tutupnya.

Sementara, dari keterangan yang berhasil dikumpulkan dari beberap tetangga di lokasi dikejadian, terungkap bahwa ada sebuah mobil yang keluar tergesa-gesa saat malam kejadian sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Ada juga yang menyebutkan bahwa korban bekerja di sebuah kafe di Pusat Kota Payakumbuh. Hingga kini, rumah kontrakan tersebut telah diberi garis polisi/Police Line.

Sebelumnya Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Reskrim, AKP Ilham Indarmawan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengumpulan data dan melakukan penyelidikan terkait tewasnya korban. (li2)


Jangan Lewatkan