7 BULAN DPO

Jimmi Satria Diciduk Polisi di Parkiran Komplek PT. Semen Padang

Jimmi Satria

PADANG (Metrans)

Setelah 7 bulan masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam perkara tindak pidana pencurian sepeda motor (Curanmor), Jimmi Satria (21) ditangkap tim Opsnal Polresta Padang saat pelaku berada di parkiran Komplek PT. Semen Padang, Selasa (17/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga Jalan Ngalau Kebun Rejo Karang Putih, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang itu ditangkap bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Beat Street warna hitam tanpa plat nomor polisi dan langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


"Pelaku merupakan DPO operasi Jaran dalam perkara tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi pada hari Minggu (14/7) tahun 2019 yang lalu di Piai Tengah dekat kantor lurah lama Kelurahan Piai Tangah Kecamatan Pauh Kota Padang," ujar Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Rabu (18/3).

Berawal ketika seorang korban berinisial CD (18) yang saat itu hendak pulang ke rumahnya sekitar pukul 04.30 WIB, tiba-tiba di TKP korban diberhentikan oleh pelaku bersama dengan rekan-rekan pelaku yang saat itu diperkirakan berjumlah 20 orang.

"Karena ketakutan, korban pun berhenti di depan pelaku bersama gerombolan rekan-rekan pelaku. Tiba-tiba saja pelaku memukul bagian punggung korban dengan sebuah samurai, dan kemudian memukul bagian kepala korban dengan sebuah balok kayu," terang Rico.

Setelah memukul korban, sambung Rico, korban tersungkur ke jalan dan pelaku kemudian mengambil sepeda motor merk honda Beat Street milik korban dan pergi meninggalkan korban dengan kondisi luka di bagian punggung dan bengkak di bagian kepala.

"Atas kejadian yang menimpanya, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pauh dengan laporan polisi Lp/174/K/VII/2019 sek-pauh tanggal 14 juli 2019," jelas Kasatreskrim yang sebelumnya adalah Kapolsek Koto Tangah.

Tambah Rico, setelah barang bukti dikumpulkan serta keterangan para saksi di lapangan, atas kerjasama unit reskrim Polsek Pauh dan Satreskrim Polresta Padang, akhirnya pelaku dapat di tangkap setelah lebih kurang 7 bulan menjadi DPO.

Saat kini, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polresta Padang guna proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan pelaku sendiri dikenakan pasal 365 ayat 2 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan," tandasnya. (Buliza Rahmat)


Jangan Lewatkan