Penumpang dari Malaysia yang Punya Gejala Corona di BIM Meninggal Dunia

Seorang penumpang Air Asia rute Kuala Lumpur-Padang dilarikan ke RSUP M. Djamil, Senin (16/3). (Foto: Ist.)

PADANG (Metrans)

Seorang penumpang pesawat Air Asia rute Kuala Lumpur-Padang yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang setiba di Bandara Internasional Minangkabau, Padang Pariaman, Senin (16/3) pagi dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya, pria 47 tahun itu dicurigai suspect corona, yakni mengalami sesak nafas dan suhu badan mencapai 36,6 derajat celcius.

"Jam 21.00 WIB meninggal. Swab hidung dan tenggorokan sudah diambil. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dan sudah dikirim ke labor Kementerian Kesehatan," kata Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang, Gustavianof, Senin (16/3) malam.


Ia mengatakan, kini pihaknya tengah menunggu hasil swab yang telah dikirim ke labor Kementerian Kesehatan itu dalam waktu 4 hari ke depan.

"Pasien itu masuk daftar dalam pengawasan (PDP). Belum jelas apakah positif atau belum, hanya ada gejala awal. Dia juga memiliki riwayat penyakit ginjal. Kini menunggu hasil itu dalam 4 hari ke depan," beber dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pasien itu sampai di RSUP M Djamil Padang tadi pagi, kemudian dilakukan pemeriksaan oleh tim medis sehingga pasien tersebut dinyatakan daftar pasien dalam pengawasan.

"Kita sudah lakukan beberapa pemeriksaan labor dan radiologi, dipakai alat bantu pernafasan. Lebih kurang 12 jam pasien itu diisolasi," lanjutnya.

Kini pasien tersebut, kata dia, akan dibawa ke kampung halamannya untuk dikuburkan setelah dimandikan dan dishalatkan di rumah sakit.

"Dimandikan di sini oleh tim forensik kita, juga disalatkan. Sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan dan WHO. Dan langsung dibawa ke perkuburan," pungkasnya.


Jangan Lewatkan