Tidur Bareng di Kolong Jembatan, 1 Wanita dan 9 Pria Dijaring Satpol PP Padang

Para remaja yang dijaring petugas saat hendak digiring ke Mako Satpol PP Kota Padang. (Foto: Humas)

PADANG (Metrans)

Satpol PP Kota Padang menjaring seorang perempuan dan 9 laki-laki yang tengah tidur bareng di kolong Jembatan Muaro Panjalinan, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (8/3). Penertiban ini berawal dari laporan pihak kecamatan dan kelurahan ke Satpol PP Padang.

Camat melalui Kasi Trantib dan lurah serta masyarakat setempat telah resah melihat gelagat mereka, masyarakat melihat mereka sudah ada di lokasi tersebut semenjak malam hari. Mereka berkumpul laki-laki dan perempuan di bawah jembatan, bisa saja mereka melakukan perbuatan yang tidak diinginkan, bahkan mungkin mereka juga akan melakukan aksi tawuran.


Camat serta kelurahan bersama organisasi masyarakat seperti Karang Taruna, PPM telah membubarkan mereka semenjak dari malam hari, namun hingga pagi mereka masih berada di sana.

"Dari tadi malam kita telah usir mereka, namun pagi ini bersama pemuda kembali kita dapati mereka lagi tiduran," ungkap Kasi Trantib Kecamatan Koto Tangah, Isak Gulo.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kecamatan melaporkan kejadian ini ke Satpol PP Padang agar ditertibkan.

Petugas yang turun ke lokasi langsung mengangkut 10 remaja ke atas kendaraan dan dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang untuk menjalani proses sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Terkait penertiban ini, Kasat Pol PP Padang, Alfiadi membenarkan bahwa personelnya telah menjaring 10 orang remaja di kolong jembatan. Mereka akan diproses oleh PPNS, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

"Di Mako mereka kita proses dan membuat surat pernyataan terlebih dahulu, baru kita serahkan ke Dinsos untuk pembinaan lanjutan," terang Alfiadi.

Alfiadi juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi pihak kecamatan sampai ke kelurahan yang melibatkan masyarakat dalam penertiban ini, karena telah peduli dan bersama-sama menjaga kondisi lingkungan agar tetap tertib sehingga mengurangi risiko para remaja terjerumus pada kenakalan remaja.

"Satpol PP selalu aktif melakukan pengawasan, dengan Patroli wilayah personel selalu disiagakan, itu semua dalam rangka mencegah hal-hal yang menganggu ketertiban, terutama setiap malam minggu yang serat akan aksi tawuran oleh para remaja, oleh karena itu kita sangat mengharapkan peran serta semua pihak agar sama-sama menjaganya," pungkasnya.


Jangan Lewatkan