oleh


Wabup Silaturahmi Bersama Perantau Turawan Jobodetabek

JAKARTA (Metrans)

Kebiasaan orang Minangkabau merantau telah berlangsung lama. Tradisi merantau dilandasi keinginan untuk bisa menimba ilmu atau memperbaiki nasib di negeri orang dan berharap suatu saat nanti akan bermanfaat untuk kampung halaman.

Rasa cinta terhadap kampung halaman inilah yang harus terus dipelihara, dipupuk dan dimiliki generasi muda Minangkabau yang akan jadi pemegang tongkat estafet pembangunan di masa yang akan datang.


Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma saat acara Buka Bersama sekaligus Silaturahmi Ikatan Keluarga Perantau Perantau Turawan (IKPT) Jaya di Hotel Mega Anggrek Jakarta, Jum’at (25/5).

Wabup Zuldafri sampaikan organisasi perantau sebagai wadah perantau, tentu dibentuk tanpa memandang status ekonomi dan sosial anggotanya untuk meningkatkan silaturahmi sesama dan menggalang kepedulian terhadap pembangunan kampung halaman.

Di kesempatan itu Wabup Zuldafri mengapresiasi kegiatan IKPT Jaya yang sudah teragenda dan terencana dengan baik. Beberapa kegiatan silaturahmi, arisan, termasuk buka bersama dan halal bi halal sudah direncanakan dengan baik sebagai bentuk solidnya pengurus beserta seluruh anggota.

“Generasi muda harus meneladani sikap dan komitmen para tokoh dan senior yang telah bahu membahu membangun dan menjalankan organisasi perantau dengan baik,” ucap Zuldafri di depan puluhan perantau Turawan.

Dikatakan, membangun rasa kebersamaan dan komunikasi dengan beragam latar belakang untuk menyatukan kekuatan dan seluruh sumber daya meraih suatu tujuan tidaklah mudah. “Kuncinya itikad dan niat yang ikhlas serta rasa gotong royong, apa yang ingin dicapai Insya Allah akan tercapai,” sebutnya lagi.

Wabup juga pesankan kolaborasi generasi tua dengan generasi muda perantau yang masuk di pengurus IKPT Jaya dapat terus dipertahankan. “Dengan solidnya oganisasi, bisa merangkul sanak saudara yang ada di rantau untuk memikirkan dan mencari solusi atas permasalahan yang ada baik di rantau maupun di kampung halaman,” ucap Zudafri.

“Pemerintah daerah sangat mengapresasi keberadaan perantau sebagai salah satu pilar pembangunan untuk menjadikan Tanah Datar lebih maju lagi,” pungkasnya.

Ketua IKPT Jaya Bambang Trismen menyampaikan kegiatan buka bersama ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi sesama anak perantauan Jorong Turawan Nagari III Koto Kecamatan Rambatan yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

“Di tengah kesibukan masing-masing menjalankan aktifitas, mari kita manfaatkan momentum bulan suci Ramadhan merajut silaturahmi sehingga tali ukhwuwah semakin kuat dan kokoh,” sebutnya.

Bambang juga jelaskan Bulan Ramdahan sebagai bulan ibadah jadi peluang mencari pahala sebesar-besarnya sehingga pada kegiatan ini juga digalang dana, infak dan sedekah dari seluruh perantau yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di kampung halaman.

“Dana yang dikumpulkan hari ini akan kita kirimkan ke kampung halaman, sehingga bisa meringankan saudara-saudara kita dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri mendatang,” jelasnya.

Acara ini juga diisi dengan tausiyah agama dengan penceramah KH. Syofwan Nizomi dan semakin terasa spesial didahului shalat tarwih berjamaah dengan imam KH. Muammar ZA Qori internasional yang banyak melahirkan kaset tilawah di era 90-an.

Turut hadir pada kesempatan itu Ny. Retri Zuldafri, tokoh-tokoh IKPT Jaya Suherman Dt. Rajo Nan Sati, Dt. Malintang Sati, H. Ostri Patra, Aji Dirasidi dan Israfil Sidiq. (eri)


Editor :  Febriansyah Fahlevi

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru